Tips Sukses Berpuasa Bagi Ibu Hamil dan Penderita Penyakit Maag

Berpuasa adalah rukun Islam yang ke lima yang diwajibkan atas setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan. Namun dalam kondisi tertentu, ada sebagian orang yang merasakan kesulitan dalam menjalani ibadah puasa tersebut, seperti di saat hamil, menderita penyakit seperti sakit maag dan lain sebagainya.

Berikut beberapa tips agar sukses dalam berpuasa bagi wanita hamil dan penderita penyakit maag.

puasa hamil dan maag

A. Tips Berpuasa Bagi Wanita (ibu) Hamil


Walaupun secara hukum Islam wanita yang sedang hamil (selanjutnya akan ditulis Bumil) boleh tidak berpuasa dengan ketentuan diqodho (diganti berpuasa pada hari lain), namun ada juga beberapa wanita yang ingin tetap menjalani ibadah puasa di bulan ramadhan. Hal ini boleh-boleh saja dengan catatan bahwa keadaan bumil itu benar-benar dalam kondisi sehat dan telah berkonsultasi dengan dokter (ahlinya).

Pada bumil, tentu ada sedikit perbedaan dalam hal menjalani ibadah puasa dibandingkan dengan wanita yang tidak dalam kondisi hamil. Karena perbedaan itu, maka diperlukan tips-tips agar puasanya dengan tidak mengganggu kesehatannya juga kesehatan bayi yang dikandung.

Tips puasa bagi bumil adalah :

1. Usahakan sedapat mungkin untuk makan sahur.

Ini sangat penting karena biasanya pada wanita hamil ada sedikit perbedaan pola makan. Ada yang makannya lancar-lancar saja, namun ada juga yang kehilangan selera makan.

Makan sahur berfungsi untuk menguatkan tubuh disaat menjalani ibadah puasa dan mengandung keberkahan di dalamnya.

2. Konsumsilah makanan yang mengandung protein, vitamin terutama vitamin C, susu dan daging serta banyak minum air putih di saat sahur. Sebaliknya, hindari makanan yang manis di saat sahur.

3. Istirahat yang cukup baik siang ataupun malam hari.

4. Kurangi aktivitas fisik di siang hari serta hindari stres.

5. Segera berbuka jika telah tiba waktu maghrib diawali dengan minum air hangat. Konsumsilah makanan manis (takjil) namun jangan berlebihan. Kemudian sholat maghrib.

6. Setelah sholat maghrib, lanjutkan dengan makan besar seperti nasi dengan lauk pauknya dan jangan berlebihan.

7. Bumil juga dapat memakan cemilan (makanan ringan) bergizi menjelang tidur atau setelah shalat tarawih.

8. Hindari minuman dingin (es) dan minuman bersoda.

Itulah beberapa tips berpuasa bagi ibu hamil agar puasanya lancar dan tetap sehat. Namun, bumil tetap harus memperhatikan kondisi fisiknya. Hentikan puasa jika menemui hal-hal yang tidak mengenakkan bagi tubuh, seperti merasakan pusing, lemah, keluar keringat dingin ataupun muntah-muntah, sebab dikhawatirkan dapat berakibat buruk bagi si ibu dan janin yang dikandungnya.
Baca: Apakah Benar Berpuasa Itu Menyehatkan Tubuh?

B. Tips berpuasa bagi penderita penyakit maag.


Pada hari-hari awal dari bulan ramadhan adalah saat-saat yang berat dalam menjalani ibadah puasa terutama bagi penderita maag.
Baca: Mengenal Penyakit Maag
Bagi penderita penyakit maag, antara jam 9 pagi sampai jam 11 adalah waktu dimana perut (lambung) mulai terasa perih dan minta diisi makanan.

Ada beberapa tips yang dapat dilakukan bagi penderita maag agar puasa menjadi lancar dan menyehatkan.

1. Makan sahur

Sebagaimana disebutkan di atas, bahwa makan sahur itu dapat menguatkan tubuh serta berkah. Bagi penderita maag, sahur adalah kunci pertama agar puasa yang dijalani menjadi lancar sampai tiba waktu berbuka.

2. Segera berbuka jika telah tiba waktunya.

Rasulullah SAW memerintahkan agar segera berbuka dan mengakhirkan makan sahur. Tentunya ini membawa pengaruh baik bagi kesehatan. Jangan menunda-nunda waktu berbuka dan jangan terlalu cepat makan sahur. Waktu yang ideal untuk makan sahur adalah ½ jam sebelum masuk waktu subuh.
Di saat berbuka, konsumsilah makanan manis namun jangan yang terlalu manis. Konsumsi buah kurma adalah hal yang dianjurkan dalam sunnah Nabi SAW.
Baca: Apa Hikmah Anjuran Berbuka Puasa Dengan Kurma?
Hindari minuman dingin (es), sebaliknya di awal berbuka lebih baik minum air hangat agar lambung tidak menjadi kaget.

Jangan terlalu berlebihan ketika berbuka, beri lambung kesempatan untuk mencerna makanan setelah seharian kosong. Caranya adalah dengan jeda sholat maghrib. Setelah sholat maghrib, baru lanjutkan lagi makan hingga tiba waktu sholat isya dan tarawih, namun juga jangan berlebihan (kekenyangan) sehingga timbul rasa malas untuk bergerak (sholat tarawih).

3. Di saat berbuka dan sahur, hindari beberapa makanan yang memicu maag (asam lambung).

Ada beberapa makanan yang biasanya dapat menyebabkan penderitaan maag semakin menjadi (kambuh), seperti :

a. Minuman bersoda, termasuk buah dan sayur yang memicu asam lambung seperti kol, nangka, dan sebagainya,
b. Minuman mengandung kafein seperti kopi,
c. Makanan termasuk buah-buahan yang memiliki rasa asam,
d. Makanan yang terlalu pedas,
e. Makanan yang terlalu berserat sehingga susah dicerna lambung dan juga makanan yang mengandung lemak tinggi.

4. Tetap jalani pola hidup sehat.

Berpuasa itu menyehatkan dengan catatan harus dijalani dengan baik dan benar sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Agar puasa lancar tanpa kendala, hindari stres sebab stres dapat memicu naiknya asam lambung. Hindari r*kok dan tetaplah berolahraga.

5. Jangan tidur setelah sahur.

Godaan untuk tidur setelah sahur adalah sesuatu yang berat untuk dilawan. Terutama bagi yang sahurnya terlalu cepat. Misalnya sobat terbangun jam 3 pagi atau kurang dari itu, berarti waktu shubuh masih lumayan lama sedangkan mata masih mengantuk, maka tentu tidur menjadi pilihan.

Padahal tidur setelah makan sahur itu tidak bagus terutama bagi penderita maag. Pada saat tidur, kerja lambung dalam mencerna makanan menjadi terganggu dan dapat memicu peningkatan asam lambung. Ketika bangun tidur setelah makan sahur, ada rasa kurang nyaman pada perut dan semacam ada ganjalan di leher. Buktikan sendiri.

Idealnya bagaimana?

Idealnya adalah makan sahur 20 – 30 menit sebelum masuk waktu subuh. Bisa juga sobat bangun 1 jam sebelum subuh, misalnya jam 4 pagi. Setengah jam digunakan untuk sholat tahajjud, baca al-Qur’an, zikir atau menyiapkan keperluan makan sahur. Sisanya 20 menit sebelum subuh baru makan sahur,.

Kemudian setelah shalat shubuh, tahan keinginan untuk tidur kembali dengan cara beraktivitas ringan seperti jalan pagi dan sebagainya. Ini lebih menyehatkan daripada tidur kembali setelah sahur atau setelah sholat subuh.

Itulah beberapa tips bagi penderita penyakit maag agar puasanya lancar tanpa kendala. Selain lima (5) tips diatas, sobat juga dapat mencoba apa yang saya lakukan karena saya juga menderita sakit maag, yakni dengan mengkonsumsi kapsul habbatus sauda ketika berbuka dan saat sahur.

Terbukti dengan cara ini, penderitaan antara jam 9 – jam 11 yang biasa dialami oleh penderita maag dapat diatasi. Saya juga dapat melepas ketergantungan pada obat maag sintetis yang bias dikonsumsi oleh penderita maag di bulan puasa.

Juga jangan memaksakan diri untuk berpuasa jika keadaan memang tidak memungkinkan untuk berpuasa. Segera periksa dan konsultasi dengan ahlinya (dokter). Islam tidak pernah memaksakan sesuatu yang kita tidak mampu. Orang yang sedang sakit, boleh tidak berpuasa dengan catatan harus diqodho (ganti) pada hari lain setelah sembuh.

Demikian semoga tips sukses puasa bagi ibu hamil dan penderita maag ini bermanfaat.
Beberapa artikel yang berhubungan dengan puasa:
1. Tips Sukses Menjalani Ibadah Puasa
2. Hal-hal yang membatalkan Puasa
3. Manfaat Puasa untuk Kesehatan Tubuh dan Mental

Berlangganan update artikel terbaru via email:

"Tips Sukses Berpuasa Bagi Ibu Hamil dan Penderita Penyakit Maag"

Post a Comment

Saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan artikel di atas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel