Biografi Prof. Dr. Muhammad Amin Suma, SH, MA

Pada artikel kali ini, saya akan menampilkan biografi seorang tokoh Ilmuwan Muslim asli dari Indonesia, Guru Besar Ilmu Fiqh yang isi bukunya telah beberapa kali saya kutip dalam artikel blog ini. Beliau adalah Prof. Dr. Muhammad Amin Suma, SH. MA.

Biografi ini juga saya kutip dari buku beliau.

Prof. Dr. Muhammad Amin Suma lahir pada tanggal 5 Mei 1955 di Cilurah, Celegon, Banten.
Beliau memulai pendidikannya dengan mengaji al-Qur'an di rumah kepada kedua orang tuanya H. Sulaiman dan Hj. Maimunah, yang keduanya merupakan guru ngaji di kampungnya. Dari singkatan nama kedua orang tua beliau inilah kata "Suma" berasal.

Beliau menamatkan SD pada tahun 1967 dan Madrasah Ibtidaiyah raudatul 'Ulum pada tahun 1968 di Anyer (kini Ciwandan). lalu beliau melanjutkan pendidikannya ke Perguruan Islam al-Khairiyah di Citangkil, Cilegon, Banten sampai menamatkan tsanawiyah dan 'Aliyah masing-masing pada tahun 1971 dan 1974.

Selama menempuh pendidikan formal setingkat SMP dan SMA di atas, Tokoh kita ini ternyata juga rajin mengikuti pengajian (non formal) di beberapa pondok pesantren yang ada di daerah Banten. Yaitu Pondok Pesantren Islam Cipaot tahun 1973 - 1974, Pondok Pesantern Pelamunan pada tahun 1972 -1973, Pesantren Islam Raudhatul Alfiyah Kadu Kaweng (PIRAK) Pandeglang tahun 1972, 1973 dan 1974.

Pengajian di Pondok-pondok Pesantren tersebut dilakukan ketika libur sekolah dengan mengikuti pengajian pasaran pada setiap bulan ramadhan dengan mengutamakan pada pelajaran ilmu alat seperti nahwu dan Sharaf.

Selepas menempuh pendidikan di tingkat Tsanawiyah dan 'Aliyah, Prof. Amin Suma melanjtkan pendidikannya ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syarif Hidayatullah Jakarta (sekarang menjadi UIN) pada Fakultas Syari'ah jurusan Qadha' (sekarang Ahwal asy-Syakhsiyah). Beliau memperoleh gelar Sarjana Muda (BA) pada tahun 1978, serta menyelesaikan program SI dengan memperoleh gelar (Drs) pada tahun 1981.

Pada tahun 1985/1986 hingga 1988/1989, Prof. Amin Suma memperoleh beasiswa untuk mengikuti Program Pasca Sarjana, Magister (S2) dan Doktor (S3) pada IAIN Jakarta.

Dalam menempuh pendidikan formal S2 dan S3 ini, Prof. Amin tergolong cepat karena hanya memakan waktu 3 tahun 9 bulan, bahkan beliau tercatat sebagai Doktor termuda di IAIN Jakarta ketika itu.

Prof. Amin Suma termasuk orang yang sangat semangat dalam belajar, terbukti pada tahun 1992/1993 beliau juga mengikuti kuliah pada Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dalam program Kekhususan Hukum Tata Negara (HTN), dan beliau memperoleh gelar Sarjana Hukum (SH) pada tahun 1996. Dan tepat satu tahun kemudian, yaitu tahun 1997, beliau dikukuhkan sebagai Guru Besar IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan lagi-lagi beliau merupakan Profesor paling muda di lingkungan IAIN Jakarta ketika itu.

Prof. Amin Suma menjadi guru besar tetap pada Fakultas Syari'ah UIN Jakarta dan memberikan kuliah paad Program Pasca Sarjana UIN Jakarta. Beliau juga mengajar Perguruan Tinggi Ilmu al-Qur'an (PTIQ), Institut Ilmu al-Qur'an (IIQ) Jakarta, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Institut Agama Islam Banten, STAI Serang, STAIN Metro-Lampung dan Sekolah Tinggi Agama Islam Madina Ilmu.

Prof. Amin Suma juga memberikan kuliah sebagai dosen tamu pada Program Pasca Sarjana Universitas Islam Indonesia (UII) kelas jauh Serang-Banten, Pasca Sarjana UI, Pasca Sarjana Universitas Ibnu Khaldun dan dosen tamu pada Program Pasca Sarjana Universitas Islam Jakarta (UIJ). Selain itu beliau juga aktif menjadi instruktur paad Lembaga Bahasa dan Ilmu al-Qur'an (LBIQ) dan Koordinasi Dakwah Islamiyah (KODI) yang merupakan milik Pemda DKI Jakarta.

Kegiatan Lain.

Selain sebagai dosen, Prof. Amin juga penah aktif di HMI. Beliau juga merupakan salah satu tokoh pendiri ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia) pusat. Prof. Amin Suma juga aktif dalam Komisi fatwa MUI Pusat dan banyak kegiatan lain yang tidak saya tulis satu per satu dalam artikel ini.

Karya Ilmiah Prof. Muhammad Amin Suma.

Karya ilmiah yang dihasilkan oleh Prof Amin Suma diantaranya :

1. Kedudukan Qadha' dan Hukum Menegakkannya dalam Islam (risalah)
2. Studi Perbandingan Tentang Hukum Pidana Positif (Skripsi)
3. Ijtihad Ibnu Taimiyyah dalam Fiqh Islam
4. al-Tafsir wal 'Ulumuh I
5. Qur'an Hadits I,
6. Tafsir Ahkam I,
7. al-Qur'an Hadits II,
8. Pengantar Tafsir Ahkam
9. Study Ilmu-ilmu al-Qur'an I dan II
10. Pluralisme Agama

Selain itu, beliau juga merupakan anggota Tim Penulis dan editor Ensiklopedi Islam Indonesia, anggota Tim Penulis dan editor Ensiklopedi Islam, anggota Tim Penulis dan editor Ensiklopedi Hukum Islam, dan editor Ensiklopedi al-Qur'an

Prof. Amin Suma juga aktif dalam dunia dakwah dan komentator Hukum Islam dan lain-lain melalui mimbar jum'at, ceramah, dan termasuk Televisi.

Demikian Sekilas Biografi Prof. Dr. Muhammad Amin Suma, SH, MA yang oleh Tabloid Ummat dijuluki "Orang yang haus ilmu". Istilah pribahasa mengatakan "tak kenal maka tak sayang". Semoga Allah Swt senantiasa melindungi dan memberkahi beliau. Amiin.

Sumber :
* Buku Ijtihad Ibnu Taimiyyah dalam Fiqh Islam Karya Prof. Dr. Muhammad Amin Suma, SH,.MA
Baca : Biografi Ustadz Adi Hidayat

Berlangganan update artikel terbaru via email:

"Biografi Prof. Dr. Muhammad Amin Suma, SH, MA"

Post a Comment

Saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan artikel di atas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel