Apakah Benar Berpuasa Itu Menyehatkan Tubuh?

Benarkah berpuasa itu menyehatkan tubuh? Pertanyaan ini penting untuk dijawab terlebih lagi ada hadits Nabi Muhammad Saw yang berbunyi :
صوموا تصحوا
Berpusalah kamu niscaya kamu akan sehat/ bugar (HR. ath-Thabrani dari Abu Hurairah).

Pembaca yang dimulikan Allah. Bagi orang Islam, berpuasa di bulan ramadhan hukumnya wajib dan merupaka rukun Islam yang ke 3 (tiga), dan berpusa selain pada bulan ramadhan adalah sunnah kecuali puasa nazar yang hukumnya wajib.

Selama ini mungkin kita hanya memahami bahwa berpuasa itu sebatas pada aspek ritual keta’atan ubudiyah. Padahal jika kita kaji hadits Nabi Saw itu dan dikaitkan dengan fakta-fakta medis, sebenarnya memiliki kolerasi atau keterkaitan, bahwa puasa dan kesehatan itu adalah satu kesatuan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang berpuasa dari sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, kinerja fisiknya jauh lebih baik daripada orang yang tidak berpuasa terutama dalam hal peningkatan daya tahan tubuh, memperbaiki kinerja liver, jantung, sistem pembuangan, sistem pencernaan, sistem saraf, sistem pernafasan dan lainnya.

bugar

Hal ini terjadi disebabkan karena sumber energi pada tubuh orang yang berpuasa dengan yang tidak berpuasa itu berbeda. Sebagaimana yang sudah dimaklumi bahwa berpuasa itu dapat meleburkan lemak di dalam tubuh sehingga terjadi penambahan asam lemak yang panas di dalam aliran darah. Sehingga, asam lemak panas ini menjadi sumber energi utama, menggantikan glukosa sebagai sumber energi pada orang yang tidak berpuasa.

Terjadinya penambahan asam lemak panas dalam darah ini dapat membantu meminimalisir konsumsi zat glikogen pada otot dan hati selama orang yang berpuasa itu melakukan suatu pekerjaan atau aktivitas. Hal ini tentunya dapat membantu mengontrol kadar gula (glukosa) dalam darah yang mana jika darah kekurangan glukosa dapat menyebabkan kelelahan.

Dikarenakan pada orang yang tidak berpuasa, sumber energinya adalah glukosa, maka pada orang yang tidak berpuasa, ketika melakukan suatu aktivitas fisik terasa lebih lelah dari pada orang yang berpuasa dengan kadar kegiatan yang sama.
Baca : Apa hikmah Anjuran Berbuka Puasa Dengan Kurma?

Berpuasa bagi tubuh adalah sebagaimana komponen bagi mesin. Mesin walaupun terdiri dari besi yang kokoh tentu juga membutuhkan istirahat barang sejenak. Begitu juga dengan tubuh manusia. Berpuasa adalah proses mengistirahatkan organ tubuh. Selama berpuasa, tubuh melakukan proses pembersihan secara otomatis dari segala kotoran yang tertumpuk selama sekitar setahun, baik itu berupa lemak, kolesterol, minyak, racun atau toksin, virus, parasit, bakteri dan segala bahan yang sangat tidak baik bagi kesehatan.

Selain pada organ tubuh, manfaat berpusa juga dapat dirasakan oleh otak. Dapat kita buktikan sendiri bahwa selama bulan ramadhan dengan berpusa pda siang harinya, tubuh dan fikiran kita terasa sangat rileks. Berarti bahwa berpuasa itu memiliki pengaruh positif bagi psikologis. Sebab, berpuasa itu mendidik manusia untuk memiliki sikap ridho dan qona’ah (rela menerima sesuatu dari Allah).

Berpuasa terutama pada bulan Ramadhan adalah merupakan kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan beribadah dengan sebanyak-banyaknya sehingga dapat memacu peningkatan sejumlah hormon yang bermanfaat bagi tubuh, seperti hormon andorfin yang dapat membantu meningkatkan kinerja tubuh dan meminimalisir rasa lelah, stres dan sebagainya.
Baca :
1. 10 Cara Mengobati Hati Yang Gelisah
2. Tips Sukses Menjalani Ibadah Puasa
Dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa hadits Rasululllah. Saw tentang berpusa itu menyehatkan adalah sangat benar dari sisi ilmu medis. Dan Rasulullah Saw adalah orang yang paling banyak berpuasa, paling teratur dalam hal makanan dan istirahat sehingga jadilah Rasulullah itu orang yang sangat sehat dan kuat tubuhnya (fisik) dan juga mental (rohaninya).

Demikian semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

"Apakah Benar Berpuasa Itu Menyehatkan Tubuh?"

Post a Comment

Saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan artikel di atas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel