Cara Memanfaatkan Pekarangan Rumah Sebagai Apotik Hidup

Apotik atau Apotek Hidup adalah sebidang tanah yang dimanfaatkan untuk menanam tanaman-tanaman yang berkhasiat dan bermanfaat sebagai obat herbal alami. Jadi bukannya apotik itu hidup dan berjalan sebagaimana manusia, melainkan sebagai tempat yang ditumbuhi berbagai tanaman yang berkhasiat sebagai obat layaknya sebuah apotik.

Lalu, bagaimanakah cara memanfaatkan pekarangan rumah untuk apotik hidup?

Pemerintah mulai dari tingkat pusat sampai ke Desa atau Kelurahan terus menggalakkan masyarakat untuk menanam tanaman obat keluarga yang biasa disingkat TOGA. Biasanya program pemerintah ini dalam bentuk kegiatan Dasawisma atau yang biasa dikenal dengan istilah Kebun PKK.

apotik hidup

Sebenarnya, yang ideal adalah setiap rumah atau setiap keluarga memanfaatkan pekarangan baik pekarangan depan ataupun pekarangan belakang rumah untuk menanam tanaman yang berkhasiat obat, selain dari menanam bunga hias.

Pada umumnya, yang ditanam pada apotik hidup itu adalah seperti tanaman kunyit, kumis kucing, jahe, kencur, temulawak, lengkuas, sambiloto, dan lain sebagainya.

Agar kita semakin bersemangat untuk menanam tanaman obat, ada baiknya kita kenali terlebih dahulu khasiat dari tanaman tersebut.

A. Kumis Kucing

Sekilas nama dari tanaman ini sedikit aneh, mungkin kita akan langsung teringat dengan kumis yang ada pada kucing.

Dinamakan demikian karena sekilas bentuk bunga dari tanaman ini mirip dengan kumis kucing. Namun walaupun sedikit aneh, ternyata tanaman ini menyimpan beragam khasiat.

Tanaman Kumis kucing berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit kencing manis, kolesterol, darah tinggi, lemah jantung, masalah ginjal atau infeksi ginjal, infeksi kandung kemih, batu ginjal, peluruh kencing, dan kejang otot.

Intinya, orang-orang zaman dahulu memanfaatkan daun kumis kucing untuk mengatasi penyakit yang berhubungan dengan ginjal dan masalah buang air kecil.

B. Daun Pandan

Umumnya orang mengenal daun pandan sebagai pewangi masakan seperti kue, kolak dan sebagainya. Namun selain sebagai pewangi, ternyata panda juga memiliki khasiat untuk pengobatan.

Daun pandan  mengandung senyawa alkaloida, polifenol, saponin, tannin, flavonoida dan zat warna yang berkhasiat untuk menurunkan darah tinggi, rematik, memperbaiki nafsu makan, menghaluskan kulit serta pengurangi pegal linu.

C. Sereh

Tanaman Sereh juga termasuk kedalam kelompok bumbu masakan. Namun selain sebagai penyedap masakan, sereh ternyata juga berkhasiat sebagai obat.

Sereh bermanfaat  sebagai penghangat badan, peluruh air seni, obat kumur, peluruh dahak dan juga sabagai penyegar tubuh.

Saya pribadi biasa memanfaat sereh untuk menyegarkan tubuh. Caranya adalah dengan merendam batang sereh, irisan jahe dan jeruk nipis. Simpan selama satu malam dalam lemari pendingin, dan saya bawa sebagai minuman ketika sedang bekerja. Ini berfungsi sebagai pengganti ion tubuh.

D. Ciplukan

Tanaman ini tidak diragukan lagi sebagai obat alami. Bahkan menurut kabar yang beredar, buah ciplukan yang masak dihargai cukup tinggi, mungkin disebabkan kandungan vitamin C nya yang tinggi sehingga dimanfaatkan sebagai anti-oksidan.

Selain itu, daun dan batang tanaman ciplukan berkhasiat untuk mengatasi keluhan darah tinggi (hipertensi), rematik, masalah paru-paru dan kolesterol.

E. Seledri

Nama lain dari daun seledri adalah daun sop karena umum dipakai sebagai bumbu pada masakan sop daging. Daun seledri mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B1, kalium, mineral dan zat besi.

Daun seledri memiliki aroma yang khas dan cukup menyegarkan sehingga menggugah selera makan.

Namun selain itu, ternyata daun seledri juga berkhasiat sebagai tanaman obat untuk mengatasi beberapa keluhan penyakit, seperti mencegah kanker usus, darah tinggi (hipertensi), mencegah pembentukan batu pada empedu bahkan juga untuk kecantikan, yakni mencegah penuaan dini (pengerutan wajah).

F. Pepaya

Masyarakat kami biasa menyebut nama tanaman ini dengan nama Kates. Buah yang kaya akan vitamin ini sangat berguna apabila dikonsumsi secara rutin.

Buah pepaya masak bersifat dingin sehingga sangat baik untuk mengatasi masalah pencernaan. Selain itu, daun pepaya juga memiliki berbagai khasiat. Daun yang memiliki rasa pahit ini berguna untuk mengobati malaria dan memperbaiki nafsu makan.

G. Temulawak

Secara khusus khasiat temulawak sudah saya tulis dalam artikel blog ini, silahkan baca Khasiat Temulawak.

H. Daun Sirih

Nenek moyang kita dahulu sudah terbiasa mengkonsumsi daun sirih. Biasanya mereka memakan daun sirih setelah dicampu sedikit kapur sirih dan getah gambir. Bahkan pada masyarakat Melayu, memakan daun sirih adalah tradisi yang terus dilestarikan sebagai bentuk persembahan kepada tamu dan sebagai pembuka kata.

Ternyata selain sebagai tradisi budaya, daun sirih memiliki khasiat yang banyak, seperti sebagai obat untuk penyakit mata, keputihan, gatal-gatal atau alergi, diare, sakit gigi, batuk dan untuk mengatasi masalah kewanitaan.

I. Tanaman Sembung

Saya biasa memanfaatkan daun tanaman sembung untuk mengobati anak yang terkena penyakit flu atau influenza. Sembung mengandung senyawa kimia borneol, dimethyl ether phloroacetophenone, limonene dan cineole.

Daun sembung berkhasiat untuk mengobati reumatik, sakit tulang, nyeri haid, diare, kembung, mual, memperbaiki nafsu makan dan influenza.

J. Sambiloto

Daun sambiloto memiliki rasa yang lumayan pahit. Namun dibalik rasa pahit itu terkandung berbagai  berkhasiat pengobatan.

Sambiloto biasa digunakan untuk mengatasi penyakit hepatitis, radang ginjal akut , disentri, infeksi saluran empedu, radang saluran napas,  kencing nanah, kencing manis, darah tinggi, kusta, dan lain sebagainya.

K. Mengkudu

Tanaman yang satu ini juga tidak usah diragukan lagi khasiatnya dalam hal pengobatan penyakit.
Mengkudu atau pace mempunyai khasiat untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi), Hepatitis atau demam kuning, asam urat, masalah jantung dan kolesterol dan lainnya.

L. Lengkuas

Lengkuas merupakan salah satu dari bumbu dapur. Lengkuas atau masyarakat kami (melayu jambi) biasanya menyebut dengan nama laos berkhasiat untuk mengobati keluhan reumatik, panu, sakit limpa, paru-paru, bronchitis dan menambah nafsu makan.

Saya juga biasa memanfaatkan air dari batang lengkuas untuk mengobati penyakit batuk yang membandel. Caranya adalah, potong bagian ujung batang lengkuas sekitar 2 samp[ai 3 batang, masukkan ujung yang terpotong tadi kedalam botol yang bersih lalu batang yang sudah dimasukkan kedalam botol dilengkungkan ke bawah sehingga botol menyentuh tanah.

Lakukan kegiatan penyadapan air batang lengkuas ini pada sore hari, dan pada keesokan harinya kita sudah mendapatkan air yang jernih di dalam botol yang merupakan air batang lengkuas, minumkan kepada penderita batuk.

M. Kunyit

Tanaman kunyit mengandung senyawa kurkuminoid yang memiliki khasiat sebagai obat. Secara khusus mengenai Khasiat Kunyit juga sudah saya tulis di blog ini.

N. Kencur

Secara umum, masyarakat kita mengenal manfaat kencur adalah untuk mengatasi nyeri sendi, keseleo dan masalah kejang otot lainnya.

Saya baru-baru  ini mengalami pergeseran sendi lengan tangan kiri akibat kecelakaan. saya memanfaatkan kencur untuk penyembuhan. Caranya adalah, haluskan rimpang kencur, campur dengan beras dan asam jawa. Oleskan pada tempat yang sakit.

Rimpang atau umbi kencur selain sebagai tambahan pada bumbu masakan juga berkhasiat untuk mengobati masalah lambung, mual, memperlancar haid, masuk angin, sakit kepala, dan lain sebagainya.

O. Jahe

Jika pembaca suka meminum jamu gendong, biasanya setelah minum jamu yang pahit itu kita disuguhkan segelas air yang memiliki rasa segar dan manis. Itu adalah air jahe.

Rimpang jahe berkhasiat untuk meningkatkan nafsu makan, mengobati batuk, perut kembung, mulas/ mual, masuk angin, sakit kepala, flu, dan juga untuk mengurangi nyeri sendi atau nyeri otot.

P. Daun Kelor

Secara khusus juga sudah saya tulis artikel mengenai Khasiat Daun Kelor di blog ini. Daun kelor biasa ditanam di pekarangan rumah sebagai pagar hidup dan mengandung zat vitamin yang berguna bagi tubuh.

Daun kelor memiliki manfaat atau khasiat untuk mengobati panas dalam dan demam, meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas), memperbaiki metabolisme tubuh, meningkatkan fungsi liver dan ginjal, memudahkan pencernaan, memperbaiki kadar gula dalam darah, dan lain sebagainya.

Saya juga biasa memanfaatkan daun kelor ketika meruqyah seseorang sebagai ganti dari daun bidara.

Q. Kemangi

Sobat pembaca mungkin penggemar nasi uduk? Jika ya tentunya tidak asing lagi dengan tanaman kemangi. Daun kemangi segar biasa dimanfaatkan sebagai lalapan. Kebiasaan kita lalapan pakai kemangi ternyata memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh.

Daun kemangi dipercaya dapat mengurangi masalah bau badan. Daun kemangi juga kaya akan anti-oksidan dan memiliki efek menenangkan. Selain itu, daun kemangi juga baik untuk mengatasi tekanan darah tinggi, anti bakteri, detoks (membersihkan darah) dan masalah pada pria.

tanam

Bagaimana Cara Membuat Apotik Hidup?


Agar tanaman yang kita tanam pada apotik hidup dapat tumbuh dengan normal sehingga kita bisa mengambil manfaatnya, tentunya harus dilakukan dengan serius dan mengikuti tata cara penanam yang benar.

Pertama adalah dengan membersihkan lahan yang akan dibuat sebagai apotik hidup dari gulma pengganggu seperti rumput liar dan alang-alang. Setelah dibersihkan, kita bisa mencangkul lahan tersebut agar tanah menjadi gembur dan untuk membuat galangan agar tanaman tidak tergenang air yang dapat menyebabkan tanaman menjadi layu dan mati.

Setelah itu tambahkan pupuk kandang atau kompos. Sebaiknya hindari bahan-bahan kimia dan pupuk kimia mulai dari pengolahan tanah sampai perawatan tanaman.

Selesai proses penanaman, tentunya kita juga harus rutin melakukan perawatan tanaman. Bersihkan tanaman dari gulma pengganngu, siram secara rutin ketika tidak turun hujan.

Selesai proses pembuatan apotik hidup atau menanam tanaman obat-obatan keluarga. Tinggal kita tunggu waktu untuk memetik hasil dan merasakan khasiatnya.
Baca juga Khasiat Belimbing Wuluh

Berlangganan update artikel terbaru via email:

"Cara Memanfaatkan Pekarangan Rumah Sebagai Apotik Hidup"

Post a Comment

Saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan artikel di atas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel