Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tumbuhan Sebagai Penghasil Oksigen, Proses Fotosintesis dan Isyarat al Qur'an

Al Qur'an Mengisyaratkan Tentang Proses Fotosintesis

Manusia tidak dapat hidup tanpa adanya oksigen. Dengan oksigen lah manusia bernafas. Dari sekian miliyar bahkan mungkin triliunan planet dan bintang yang tersebar di jagat raya alam semesta ini, sepertinya hanya bumi lah yang memiliki oksigen.

Pertanyaannya, dari manakah oksigen tersebut dihasilkan? Apakah terjadi begitu saja atau melalui sebuah proses kimiawi? Semoga artikel ini dapat menjawabnya.

Al Qur’an bukanlah kitab yang hanya berisi tentang kehidupan akhirat saja. Ayat-ayat yang terkandung di dalam al Qur’an jika dikaji dan diteliti dengan cermat ternyata banyak menyiratkan informasi tentang ilmu pengetahuan. Termasuk di dalamnya mengenai energi dan oksigen yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup.

Di dalam al Qur’an surah Yaasiin ayat 80 Allah berfirman:

ٱلَّذِي جَعَلَ لَكُم مِّنَ ٱلشَّجَرِ ٱلۡأَخۡضَرِ نَارٗا فَإِذَآ أَنتُم مِّنۡهُ تُوقِدُونَ

yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu".

daun bidara
Jika diperhatikan secara sederhana tanpa perenungan yang mendalam, orang akan berkata: "Di mana apinya pada kayu yang masih hijau? Dan bagaimana mungkin kita bisa menyalakan api dari dari kayu yang masih hijau sedangkan umumnya orang membuat dan menyalakan api dari kayu-kayu yang sudah kering?".

Padahal, makna ayat di atas tidak sesederhana itu. Api sebagaimana yang kita ketahui adalah sesuatu yang memiliki sifat panas. Dan ini bisa dimaknai sebagai “Energi”. Sedangkan kayu yang hijau adalah daun-daun yang ada pada pepohonan. Daun-daun itu mampu menangkap dan menyimpan energi yang berasal dari matahari. Atau bisa juga dimaknai, daun-daun yang berupa sayur-sayuran banyak mengandung protein nabati yang jika dimakan oleh manusia akan memberikan energi untuk beraktivitas.

Dari sekian banyak makhluk hidup di bumi ini, hanya tumbuhanlah yang mampu menangkap dan menyimpan energi dari matahari secara langsung, terutama tumbuhan yang memiliki zat hijau daun atau klorofil. Klorofil merupakan satu dari sekian banyak tanda kekuasaan Allah yang diberikan kepada tumbuhan. Dengan klorofil inilah tumbuhan melakukan proses fotosintesis, yakni sebuah proses biokimia yang mengubah energi dari sinar matahari menjadi energi kimia. Proses tersebut dapat digambarkan dengan rumus:

6H2O + 6CO2 ---fotosintesis ---> C6H12O6 + 6O2
Rumus di atas dapat dibaca: 6 molekul air ditambah dengan 6 molekul gas karbondioksida atas bantuan fotosintesis dari sinar matahari, akan berubah menjadi 1 molekul gula (penyimpan energi) dan 6 molekul oksigen.

Tumbuhan memanfaatkan energi matahari pada proses fotosintesis untuk memasak bahan mentah yang diperolehnya dari tanah melalui akar, menjadi makanan yang berguna untuk pertumbuhannya. Energi matahari diubah melalui proses fotosintesis menjadi energi kimia. Energi kimia hasil fotosintesis ini berupa karbohidrat, minyak nabati, dan vitamin yang sangat bermanfaat bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Tanpa energi dari tumbuhan ini rasanya mustahil ada kehidupan di bumi.

Pada saat melakukan proses fotosintesis, tumbuhan mengambil gas karbondioksida dari udara. Karbondioksida ini merupakan gas beracun dan berbahayaa bagi manusia. Hasil dari proses fotosintesis ini adalah oksigen. Oksigen sangat dibutuhkan oleh manusia dan hewan. Ilmu pengetahuan mengungkapkan bahwa proses proses produksi oksigen yang paling besar adalah terjadi pada saat fajar. Itulah kenapa pada pagi hari, udara di sekitar kita terasa menyegarkan dan menyehatkan.

Belajar dari proses fotosintesis pada tumbuhan, maka manusia mampu menciptakan alat yang dapat menangkap dan mengubah sinar matahari menjadi energi listrik. Alat tersebut dikenal dengan nama “Solar Cell” atau dikenal juga dengan sebutan panel surya. Energi yang berasal dari sinar matahari ditangkap oleh panel surya dan diubah menjadi energi listrik kemudian disimpan dalam baterai untuk dapat dipergunakan dalam berbagai kebutuhan manusia.

Dari uraian ini dapat kita ketahui makna tersembunyi pada surah yaasin ayat 80 di atas. Bahwa Allah menciptakan untuk kita “api” (energi) berupa oksigen dari “kayu hijau” (zat hijau daun) melalui proses fotosintesis. Oksigen berperan dalam pernafasan dan sangat dibutuhkan oleh jantung untuk memompa darah yang dengannya manusia dapat melakukan berbagai aktivitas dalam kehidupan.

kesimpulannya, bahwa oksigen yang dibutuhkan oleh makhluk hidup itu dihasilkan oleh tumbuhan melalui proses fotosintesis dan informasi ini sudah sejak lama disebutkan dalam al Qur'an.

wallahu a'lam

Posting Komentar untuk "Tumbuhan Sebagai Penghasil Oksigen, Proses Fotosintesis dan Isyarat al Qur'an"