Cara Berbakti Kepada Orang Tua

Sahabat yang berbahagia.

Setiap kita pasti memiliki orang tua. dan sebagai anak kita diwajibkan untuk berbakti kepada mereka. Rasulullah Saw bersabda bahwa Surga itu berada pada telapak kaki ibu. ini mengandung makna bahwa kalau ingin meraih surga Allah, maka berbaktilah kepada kedua orang tua, terutama ibu. seseorang tidak akan pernah mendapatkan kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat jika durhaka kepada kedua orang tua.

mom

Bahkan di dalam buku "7 Keajaiban rezeki" mas Ippho Santosa memasukkan berbakti kepada orang tua terutama ibu sebagai jalan pembuka pintu rezeki.

Oleh karena itu jangan pernah sekalipun kita menyakiti hati apalagi badan mereka, jika kita sudah terlanjur menyakiti hati mereka, cepat-cepatlah bersimpuh dan memohon maaf kepada mereka.

berikut beberapa cara kita berbakti kepada kedua orang tua :

A. Bergaul dengan keduanya dengan cara yang baik.

Pergaulan kita sehari-hari bersama kedua orang tua terkadang tanpa kita sadari bisa membuat mereka marah, kecewa atau tersinggung dengan sikap kita. Oleh sebab itu sangat penting bagi kita untuk menjaga sikap dan tutur kata. buatlah agar orang tua kita merasa senang dan bangga memiliki anak seperti kita.

Buatlah agar mereka tersenyum. jangan pernah membuat mereka malu dan susah hati akibat perbuatan kita, misalnya mencoreng muka mereka karena kita melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

B. Berkatalah kepada keduanya dengan perkataan yang lemah lembut.

Harus dibedakan saat kita berbicara kepada kedua orang tua dengan kita berbicara kepada teman, jangan pernah mengucapkan kata "ah" apalagi membentak atau memarahi mereka, jangan pernah membuat mereka sakit hati karena kita mencemooh mereka, karena ini merupakan bentuk kedurhakaan kepada kedua orang tua.

Terkadang akibat pengaruh tayangan televisi yang tidak mendidik dimana ditayangkan adegan seorang anak yang membentak ayah atau ibunya, menyakiti fisik mereka, atau tidak mengakui ayah atau ibunya di tiru oleh sebagian anak muda dan menganggap itu sebagai kemajuan zaman, anggapan seperti itu adalah kesalahan besar.

C. Tawadhu' (rendah diri).

Jangan pernah sombong kepada orang tua. ini sangat banyak terjadi, baik zaman dahulu maupun zaman sekarang. jangan mentang-mentang sudah sukses terus kita semena-mena memperlakukan mereka. kita tentu sudah hafal legenda malin kundang. ingatlah, kita tidak akan pernah menggapai keberhasilan tanpa mereka.

Disaat kita masih berjuang, baik mencari pekerjaan maupun dalam menempuh pendidikan, tidak pernah henti orang tua mendo'akan kita. harus selalu kita ingat, ketika kita masih bayi, siapa yang merawat kita.

Bagaimana susahnya orang tua, mereka harus merelakan tidur nyenyak nya hilang karena kita sering rewel, mereka memberikan kita makan dan minum, mengandung, melahirkan dengan mempertaruhkan nyawa dan menyusui selama lebih kurang dua tahun, lalu apakah pantas ketika kita besar kita berani melawan mereka?

Kita berani menolak perintah mereka padahal apa yang mereka perintahkan itu mungkin ringan untuk kita kerjakan dan bukan pula perintah untuk melakukan sesuatu yang melanggar larangan Allah.

D. Bantu Keuangan orang tua.

Semua harta kita pada hakikatnya adalah juga milik kedua orang tua kita. Allah berfirman dalam surah al-Baqarah : 215 yang artinya :
"Mereka bertanya kepada mu (Muhammad) tentang apa yang mereka infakkan. Katakanlah : Harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu bapak mu, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan (musafir). Dan apa saja yang kebajikan yang kamu perbuat sesungguhnya Allah Maha Mengetahui".

Jika kita sudah memiliki kecukupan harta, maka hendaklah membantu nafkah ibu bapaknya terlebih dahulu, kemudian baru kaum kerabat dan yang berhak lainnya. Kesalahan yang sering kita perbuat adalah, ketika sudah menikah, maka banyak anak yang tidak mau lagi memberikan nafkah kepada ibu bapaknya mungkin karena takut kepada istrinya, padahal hal ini tidak dibenarkan.

Ingatlah bahwa kewajiban yang kedua bagi orang islam setelah berbakti kepada Allah dan Rasul-Nya adalah berbakti kepada ibu bapaknya, sedangkan kewajiban yang utama bagi wanita yang telah bersuami setelah berbakti kepada Allah dan Rasul-Nya adalah berbakti kepada suami.

Ketaatan seorang istri kepada suaminya akan membuka pintu surga, sehingga seorang istri tidak boleh menghalang-halangi jika sang suami ingin membantu memberikan nafkah kepada ibu bapaknya, terutama jika mereka sudah berkecukupan.

E. Mendo'akan orang tua.

Ini juga merupakan cara kita berbakti kepada kedua orang tua, kita do'akan mereka semoga Allah mengampuni segala dosa mereka, terlebih lagi jika kedua orang tua atau salah satunya sudah meninggal dunia. selain mendo'akan mereka, kita juga dapat membayarkan hutang-hutang orang tua yang telah meninggal dan menjaga tali silaturrahmi dengan orang yang pernah menjadi sahabat orang tua kita.

Sahabat yang berbahagia, demikian beberapa cara bagi kita untuk berbakti kepada kedua orang tua, semoga bermanfaat dan mohon maaf jika masih kurang sempurna karena segala kesempurnaan hanya milik Allah.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

"Cara Berbakti Kepada Orang Tua"

Post a Comment

Saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan artikel di atas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel