Berbakti dan Sayang kepada Ibu

Sahabat yang berbahagia. Setiap kita pasti memiliki ibu. Ibu adalah orang yang telah melahirkan kita ke dunia. ibu adalah orang yang tidak kenal lelah untuk menjaga putra-putrinya siang dan malam.

Ibu merupakan sosok pahlawan tanpa tanda jasa bagi anak-anaknya. Mendidik kita dikala kecil, memberikan kasih sayang yang sangat kita butuhkan tanpa pernah mengeluh sedikitpun.

ibu
Oleh karena itu, Islam sangat menjunjung tinggi hak setiap orang, khususnya seorang ibu atas anaknya. diantaranya adalah Islam memerintahkan kepada seorang anak untuk berbakti dan taat kepada orang tuanya, khususnya kepada ibunya yang telah mengandung, melahirkan, menyusui dan merawat dengan penu kepayahan tanpa mengharapkan imbalan sedikitpun. Namun, seorang anaklah yang harus mengerti dan menyadari semua pengorbanan kedua orang tuanya tersebut.

Nabi Muhammad Saw bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah. ra yang artinya : Seseorang bertanya kepada Rasulullah Saw, "ya Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak untuk saya berbakti kepadanya? Nabi Saw menjawab "ibu mu", orang itu bertanya lagi "kemudian siapa lagi?" dijawab oleh Nabi Saw "Ibu mu" dan terulang sampai tiga kali, kemudian yang keempat baru Nabi berkata "kemudian ayahmu".

Dari hadits tersebut dapat kita pahami bagaimana tingginya kedududkan seorang ibu dibandingkan ayah, karena rasulullah menyebutkan berbakti kepada ibu sampai tiga kali.

Diantara alasan yang menjadikan ibu sebagai orang yang paling berhak untuk ditaati adalah karena kebanyakan kejadian kedurhakaan seorang anak adalah terhadap ibunya, jarang kepada ayah. alasan kedua adalah karena ibu adalah orang yang telah mengandung, melahirkan, menyusui dan merawat kita dengan penuh kesusahan, mereka tidak pernah tidur nyenyak disaat kita msih kecil/ bayi karena kita suka rewel.

Di dalam al-Qur'an surah luqman ayat 14 Allah berfirman yang artinya : "dan kami perintahkan kepada manusia berbuat baik kepada kepada kedua orang tuanya (ibu dan ayah), ibunya yang telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyusui (menyapih) dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang ibu-bapak mu, hanya kepada-Ku lah kamu akan kembali"

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk dapat berbakti kepada kedua orang tua khususnya ibu dan jangan pernah sekalipun kita durhaka kepada mereka, jangan pernah sekalipun kita membuat air mata mereka menetes kecuali air mata bahagia.

Semoga bermanfaat.
Baca juga: Cara berbakti kepada orang tua

Berlangganan update artikel terbaru via email:

"Berbakti dan Sayang kepada Ibu"

Post a Comment

Saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan artikel di atas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel