Khasiat Belimbing Wuluh

 Apa Khasiat dari Belimbing Wuluh?


Sahabat tentu mengetahui Belimbing Wuluh. Ya, belimbing yang memiliki rasa asam kecut yang biasanya dibuat sebagai campuran sambal. Apa sebenarnya manfaat dan khasiat dari belimbing wuluh itu selain untuk sambal? .

Orang-orang tua kita juga sudah mengetahui bahwa belimbing wuluh ini sebagai obat. Lalu penyakit apa saja yang bisa diatasinya?

manfaat belimbing

A. Mengobati Hipertensi


Penyakit ini menyerang siapa saja, tidak peduli tua ataupun muda, gemuk ataupun kurus. Nama yang lebih familiar di telinga adalah 'penyakit Darah Tinggi".

Saya sering melihat orang mengambil daun belimbing wuluh ini, ketika ditanya untuk apa..? mereka akan menjawab untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Benarkah keyakinan ini?

Seseorang akan dikatakan menderita Hipertensi apabila tekanan darahnya lebih dari 140/90 mmHg. Pemicu penyakit ini adalah salah dalam penerapan pola hidup sehat, seperti stres, terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak, dan juga agak berlebihan dalam penggunaan garam.

Makanan berlemak akan menimbulkan plak dalam pembuluh darah. Akibatnya pembuluh darah akan menyempit. Konsumsi garam yang berlebih akan dapat meningkatkan volume darah dan akan menyedot cairan dari luar pembuluh darah sehingga masuk kedalam pembuluh darah. Sedangkan stres dapat membuat pembuluh darah menegang sehingga pembuluh darah menjadi berkurang kelenturannya di saat aliran darah meningkat.

Hipertensi yang dibiarkan akan menjadi hipertensi akut. Jika sudah akut, maka akan mempengaruhi fungsi dari 4 organ tubuh, yakni otak, mata, ginjal dan jantung. Jika tekanan darah tinggi terjadi di otak, maka bisa menyebabkan stroke yang dapat berujung pada kematian. Jika tekanan darah tinggi terjadi di pembuluh darah mata, maka dapat mengurangi ketajaman pandangan mata. Jika terjadi pada ginjal, maka dapat menyebabkan gagal ginjal, dan jika tekanan darah tinggi terjadi di jantung, maka dapat menyebabkan gagal jantung.

Oleh sebab itu, untuk mencegah dan memperbaiki tekanan darah tinggi yang belum akut (yakni tekanan darah kurang dari 140/90 mmHg) maka hendaknya kita memperbaiki pola hidup seperti mengurami konsumsi makanan berlemak dan garam, menghindari stres serta berolahraga secara teratur.

Adapun gejala atau tanda-tanda tekanan darah tinggi adalah kepala terasa pusing (sakit kepala) terutama pada bagian belakang kepala dan terasa tegang/ kaku pada tengkuk.

Pada tulisan ini kita tidak berbicara mengenai obat kimia yang biasa diberikan dokter, tetapi kita akan mencoba khasiat tanaman yang ada disekitar kita, yakni belimbing wuluh yang merupakan cara pengobatan yang sudah dilakukan secara turun temurun.

Bagaimana caranya ? caranya adalah dengan merebus daun belimbing wuluh dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 atau 2 gelas. bisa juga dengan meremas atau membelender daun belimbing wuluh kemudian disaring dan diminum 2 kali se hari.

Sebagai obat herbal, meminum rebusan daun belimbing wuluh tentu tidak memiliki efek samping yang berarti sebagaimana yang biasa terjadi pada obat kimia. Namun biasanya orang yang minum rebusan daun belimbing wuluh ini akan lebih sering buang air kecil, sebab daun belimbing wuluh berefek diuretik alias memperlancar urine. namun ini bukan masalah, sebab, dengan smakin banyak berkemih, maka itu akan mengurangi volume darah.

Tidak lengkap rasanya pembahasan ini jika tidak menyertakan apa kandungan dari daun belimbing wuluh. Daun belimbing wuluh mengandung turunan asam dikarboksilat, yaitu dietil phatalat. Senyawa lainnya adalah fitol yang cukup baik memperbaharui komplemen anti-bodi, juga asam ferulat, asam lemak seperti asam miristat, etil palmitat dan trimetil pentadekanon.

Selain daun nya, ternyata buah belimbing wuluh juga berkhasiat sama, yakni mengobati hipertensi atau tekanan darah tinggi. sebab, buah belimbing wuluh dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah yang merupakan penyebab penyumbatan pembuluh darah sehingga memicu hipertensi. Buah belimbing wuluh juga memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi sehingga berkhasiat sebagai antioksidan. Buah belimbing wuluh mengandung kalsium, protein, serat, fosfor, besi, karoten, niasin, riboflavin dan tiamin.

B. Mengobati Penyakit Asam Urat


Tidak hanya untuk mengobati hipertensi atau tekanan darah tinggi, daun belimbing wuluh juga ampuh untuk mengatasi kelebihan asam urat. Kelebihan asam urat ini biasanya ditandai dengan tubuh terasa kaku dan pegal pegal terutama pada persendian. Asam urat dipicu oleh suatu enzim yang bernama xantin oksidase.

Penggunaan daun belimbing wuluh untuk mengatasi kelebihan asam urat sama dengan pengobatan pada hipertensi, yakni dengan cara merebus atau memblender daun belimbing wuluh dan diminum secara rutin pagi dan sore.

C. Khasiat lainnya dari Belimbing.


Selain untuk hipertensi dan asam urat, daun belimbing wuluh juga dimanfaatkan untuk meringankan rasa gatal di kulit dan mengecilkan kelenjar gondok yang membengkak. Juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi encok. Caranya adalah ambil satu genggam daun belimbing wuluh, tumbuk bersama kapur sirih lalu balurkan pada tubuh yang terasa nyeri atau pegal.

Itulah khasiat belimbing wuluh (daun dan buahnya) yang sudah dipakai sejak dahulu oleh nenek moyang kita sebagai obat.

Semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

"Khasiat Belimbing Wuluh"

Post a Comment

Saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan artikel di atas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel