Memahami hakikat kesalahan dan dosa

Sahabat yang dimuliakan Allah. Penting bagi kita untuk mengetahui hakikat dosa dan sumber dosa agar kita dapat menghindarinya untuk kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.

Nabi Muhammad Saw bersabda "setiap anak Adam (manusia) pasti pernah berbuat salah dan dosa, dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah orang yang bertaubat".

Imam al-Ghazali membagi hakikat dosa menjadi tiga bagian :

Pertama : Dosa karena meninggalkan kewajiban kepada Allah;
Kedua : Dosa karena melanggar larangan Allah;
Ketiga : Dosa dengan sesama manusia;

ketahui hakikat kesalahan
Dosa karena meninggalkan kewajiban kepada Allah;

Seringkali kita secara sadar ataupun tidak sadar melalaikan kewajiban kita kepada Allah Swt, misalnya sholat wajib lima waktu, sering karena kesibukan sehingga sholat menjadi terlewatkan, atau kita suka menunda-nunda sholat sehingga waktu nya tinggal sedikit, akibatnya kita sholat secaara terburu-buru dan tidak sempurna.

contoh lainnya adalah puasa pada bulan ramadhan, dengan berbagai alasan kita meninggalkan kewajiban berpuasa ini dan tidak diqadha pada hari lainnya. begitu juga kewajiban berzakat, berbakti kepada kedua orang tua dan kewajiban-kewajiban lainnya. Terhadap yang demikian, maka kita harus segera melakukan taubat, meminta ampun kepada Allah dan berjanji untuk tidak melalaikan kewajiban lagi serta mengerjakan kewajiban-kewajiban tersebut sebaik-baiknya.

Dosa karena melanggar larangan Allah;

ini juga merupakan kesalahan yang paling banyak terjadi, Allah melarang kita meminum minuman k3r4s, namun kita masih juga melanggar, bahkan dioplos pula itu minuman yang akhirnya berujung pada kematian, na'uzubillah, itulah kematian yang buruk (su-ul khotimah).

Allah melarang kita berzin4, namun tetap saja kita langgar. Dan masih banyak lagi larangan-larangan Allah yang terkadang kita langgar baik disadari atau tidak, baik yang kita ketahui ataupun tidak.

Dosa dengan sesama manusia

Nah ini merupakan penyumbang dosa terbesar bagi kita, sebab dalam pergaulan adakalanya kita melakukan kesalahan-kesalahan dengan sesama manusia.

Dosa dengan sesama manusia ini biasanya dipicu oleh tiga faktor ;

Pertama : Masalah harta.

Banyak manusia dalam usahanya memperoleh harta dengan jalan menipu, mencuri, berlaku curang atau zhalim dan lain sebagainya.

Kedua : Faktor harga diri.

Terkadang dalam demi harga diri, seseorang tega menyakiti bahkan memb*nuh, sehingga terjadi double dosa, yaitu melanggar larangan Allah untuk memb*nuh dan menyakiti sesama manusia, demi harga diri seseorang tega memfitnah, dan lainnya.

Ketiga : Faktor Penyakit hati.

Ini merupakan masalah terbesar dan juga penyebab dosa terbesar bagi manusia. Penyakit hati sangat sulit diketahui oleh yang bersangkutan, bahkan kalaupun dinasehati, akan sulit untuk menerima nasehat itu, sifat iri, dengki, sombong dan lain sebagainya, disamping merugikan diri sendiri juga akan merugikan orang lain,.

alasannya...?

Jika seseorang merasa iri misalnya, maka dia akan berusaha untuk menghilangkan kenikmatan dari orang yang dia iri-kan, jadilah ia terkena satu penyakit lagi, yaitu penyakit dengki, tidak cukup sampai disitu, terkedang ditambah dengan fitnah, bahkan berupa kek*rasan fisik, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, kita hendaknya banyak berdo'a dan berzikir agar dijauhkan dari penyakit-penyakit hati ini.

Sahabat yang dimuliakan Allah, demikian secara singkat penjelasan tentang dosa ini agar kita dapat menjauhinya sejauh-jauhnya sehingga kita akan menjadi orang yang beruntung, baik di dunia terlebih lagi nanti di akhirat. amiin.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Responses to "Memahami hakikat kesalahan dan dosa"

  1. sumber dosa banyak penyebabnya..
    makasih pencerahnannya, smoga selalu dijauhkan dari perbuatan dosa

    ReplyDelete
  2. @Wong Crewchild
    iya Mas, untuk pengingat diri sendiri dan juga semoga bermanfaat untuk pembaca

    ReplyDelete

Saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan artikel di atas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel