Hidup Sehat seperti Rasulullah SAW

Mengapa Nabi Muhammad Jarang Sakit?


Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah SWt sebagai penutup para Nabi dan Rasul sekaligus menjadi rahmat bagi semesta alam. Ajaran yang dibawanya sangat sesuai untuk dipakai sepanjang masa.

Salah satu hal yang perlu untuk menjadi perhatian kita adalah bagaimana Rasulullah SAW mengajarkan kepada ummatnya tentang kesehatan. Walaupun Rasulullah bukanlah seorang dokter ataupun seorang lulusan fakultas kedokteran, namun apa yang beliau ajarkan diakui oleh pakar-pakar kedokteran di abad ini.

sehat

Pada zaman beliau hidup, ada seorang laki-laki yang bernama Syamardal bin Qubats al-Ka'aby yang merupakan seorang dokter Arab yang terkenal, dia merupakan penduduk Najran. Ketika dia mendengar bahwa Nabi AW mengetahui sesuatu tentang ilmu kedokteran, maka dia segera dia menemui Nabi SAW untuk mengujinya.

Lalu bertanyalah Syamardal tadi kepada Nabi SAW tentang beragam penyakit dan cara mengobatinya, dan Nabi SAW menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh Syamardal. Setelah itu Nabi SAW menanyakan kepada Syardal dengan pertanyyan yang diajukan kepada beliau, mendapati pertanyaan seperti itu, Syamardal terkejut dan tidak menjawab pertanyaan Rasulullah SAW.

Sejak itu Syamardal mendapati suatu kesimpulan tentang kebenaran apa yang disampaikan Rasulullah seraya berkata " Wahai Muhammad, aku bersumpah demi ayah dan ibuku, sesungguhnya aku dahulu pada masa jahiliyah sebagai dukun dan tabib bagi kaumku, maka bagaimana jalan keluarnya pada masalahku (bagaimana metode yang baik untuk mengobati) ini? Nabi SAW menjawab : Menyedot darah (bekam/ hijamah), memperbesar bekas tusukan jika terpaksa, dan kamu harus menggunakan daun sena dan janganlah kamu mengobati seseorang sampai kamu mengetahui apa jenis penyakitnya.

Lalu Syarmadal segera bersimpuh dan mencium lutut Rasulullah dan berkata : Wahai Muhammad, demi Tuhan yang mengutus-mu dengan kebenaran, sungguh kamu benar-benar lebih memahami tentang ilmu kedokteran dari pada aku. dan Aku bersaksi bahwa Tiada Tuhan selain Allah, dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah. Syarmadal akhirnya masuk Islam karena menemui kebenaran dalam ajaran yang dibawa Rasullullah SAW.

Dari peristiwa tersebut (dan ini merupakan peristiwa yang sering terjadi) diketahui bahwa Rasulullah SAW dalam segala bidang keilmuan mengungguli orang-orang yang dipandang ahli dibidangnya pada masa tersebut. Meskipun misi yang beliau bawa bukan misi kedokteran, tetapi sesungguhnya ini merupakan misi ideologi agama.

Pada saat Rasulullah berbicara tentang masalah apapun, sesungguhnya beliau berbicara tentang kebenaran Tuhan yang Maha Suci dan Maha Mengetahui. Dan ini juga sudah diisyaratkan dalam Al-Qur'an, bahwa apa yang disampaikan oleh beliau itu bukan menurut akal fikiran beliau, akan tetapi merupakan wahyu dari Allah SWT.

Jika kita membaca hadits-hadits shahih, akan kita temukan bagaimana cara Rasulullah mengobati penyakit. Beliau membuat dasar-dasar terpenting bagi pengobatang yang benar dan aman. Dapat kita lihat diantaranya :

1. Dalam hal pengobatan. Rasulullah melarang menggunakan hal-hal yang bersifat khurafat, penipuan, sihir ataupun tahayyul.

2. Rasulullah merumuskan dasar-dasar pencegahan penyakit melalui : menjaga kebersihan lingkungan, kebersihan diri, kebersihan makanan dan minuman, makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang, rutin berpuasa senin dan kamis dan lain sebagainya;

3. Rasulullah menganjurkan untuk segera berobat jika sakit. diantara pengobatan yang beliau anjurkan adalah : minum madu, habatusy syauda', bekam/ hijamah, makan kurma ajwa, minum air zamzam dan ruqyah yang terbukti sekarang betul-betul bermanfaat dan bahkan sudah banyak dibuktikan oleh para ilmuwan.

Akhirnya, semoga ulasan singkat ini akan memambah keimanan kita kepada Allah SWT dan Rasul-Nya dan bermanfaat bagi kita semua. Insya Allah akan dilanjutkan ulasan lain.
Baca Juga : Apakah Benar Berpuasa Itu Menyehatkan Tubuh?
Oldest
You are reading the latest post

Berlangganan update artikel terbaru via email:

"Hidup Sehat seperti Rasulullah SAW"

Post a Comment

Saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan artikel di atas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel