Puisi Renungan Dengan Judul Siapa Saya

Puisi: SIAPA SAYA?

Siapa saya?
Saya adalah pelayan
Saya adalah abdi

Jika pelayan
Maka saya mesti melayani
Bukan dilayani
Jika pelayan
Saya tidak lebih mulia
Dari mereka
Yang dilayani

Siapa saya?
Saya bukan raja
Yang mesti disanjung
Saya bukan "tuhan"
Yang mesti dipuja
Apalagi disembah

Siapa saya?
Saya sama seperti mereka
Punya rasa
Punya harapan
Punya impian

Siapa saya?
Inilah kesadaran yang mendalam
Yang membuat kita melepas baju "ketuhanan"

Baju itu jangan kau pakai kawan
Tidak pantas engkau memakainya
Mengapa iblis terusir dari surga?
Sebab yang dipakainya
Adalah baju yang bukan untuk dirinya...

Pesan yang ingin disampaikan......

Siapa Saya? ya ini adalah sebuah pertanyaan yang sangat penting untuk terus diajukan kepada diri sendiri agar menyadarkan kita siapalah diri ini yang tidak bisa berbuat apa-apa. Siapakah kita sehingga kita berjalan di atas muka bumi dengan kesombongan. Siapa Saya yang sering memandang hina orang lain....

Sifat dan sikap Sombong itu hanya boleh dimiliki oleh Allah SWT, Tuhan semesta alam. Jadi sangat tidak pantas apabila kita memakai sifat itu untuk diri kita.

Siapapun kita, entah sebagai pemimpin atau rakyat jelata, kita semua adalah sama. Sama-sama makhluq Allah yang tidak bisa apa-apa tanpa pertolongan dari Allah SWT. Sama-sama berasal dari air yang hina dan keluar dari lobang yang hina. Apa yang engkau banggakan wahai manusia???

jangan sombongIngat, kenapa Iblis diusir oleh Allah dari surga, adalah karena sifat sombong atau Takabbur yang ia tonjolkan. Ia merasa lebih mulia dari Nabi Adam 'alaihis salam.

Seorang pemimpin itu sejatinya adalah pelayan. Ia mesti melayani seluruh orang yang dipimpinnya. Kesombongan dan arogansi itu muncul, adalah ketika seorang pimpinan melupakan bahwa ia adalah pelayan. Justru sebaliknya, malah ia yang minta dilayani. Minta dihormati dan disanjung...

Yang lebih mendasar lagi, bahwa kita semua adalah 'abdi. Kita adalah seorang hamba Allah yang mau tidak mau, suka tidak suka harus tunduk dan mengabdi hanya kepada Allah SWT, bukan kepada yang lain.

Semoga puisi singkat dan sederhana ini menjadi bahan renungan kita....

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Puisi Renungan Dengan Judul Siapa Saya"

Post a Comment

Saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan artikel di atas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel